BUTON – UPTD Puskesmas Banabungi sukses melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah di SDN 62 Buton pada 19 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam melakukan deteksi dini faktor risiko kesehatan dan menjaga tumbuh kembang generasi muda secara optimal.
Aksi nyata ini merupakan bagian dari gerakan besar yang telah bergulir sejak awal Juli 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Oktober 2026.
Apa Saja yang Diperiksa dalam CKG Anak Sekolah?
Tim medis dari UPTD Puskesmas Banabungi terjun langsung untuk memeriksa kondisi kesehatan para siswa secara menyeluruh. Penjaringan kesehatan ini meliputi beberapa pemeriksaan vital:
- Skrining Gizi: Pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB) untuk memantau status nutrisi siswa.
- Kesehatan Indra: Pemeriksaan ketajaman penglihatan (mata) dan fungsi pendengaran (telinga).
- Kesehatan Gigi dan Mulut: Evaluasi kebersihan gigi untuk mencegah infeksi dan karies.
- Kesehatan Umum: Pemeriksaan kondisi fisik dasar serta screening kesehatan jiwa anak sekolah.
UPTD Puskesmas Banabungi berkomitmen untuk menyisir seluruh institusi pendidikan di wilayah kerjanya. Target sasaran program meliputi:
- Sekolah Dasar (SD)
- Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Sekolah Menengah Atas (SMA) / Sederajat
Langkah jemput bola ke sekolah-sekolah ini dinilai sangat efektif untuk menjamin hak kesehatan anak-anak di wilayah Buton terpenuhi tanpa terkecuali.
Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Kemenkes RI, masalah kesehatan tersembunyi seperti anemia, gangguan penglihatan, hingga malnutrisi dapat dideteksi sebelum mengganggu konsentrasi belajar. Anak yang sehat secara fisik dan mental tentu akan lebih siap belajar dan mengukir prestasi terbaik di sekolah.
Pihak sekolah SDN 62 Buton menyampaikan apresiasi yang besar kepada tim kesehatan yang bertugas, serta berharap sinergi ini terus terjaga demi mewujudkan sekolah yang sehat dan tangguh.

.jpeg)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar