Bagi petugas kesehatan di Puskesmas, Bidan Desa, atau mahasiswa kebidanan/keperawatan, menghitung jumlah sasaran program kesehatan adalah kemampuan dasar yang wajib dikuasai. Perhitungan ini digunakan untuk menyusun Rencana Usulan Kegiatan (RUK) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK).
Angka sasaran ini biasanya didapat dari perkiraan (estimasi) berdasarkan jumlah penduduk di wilayah kerja dan Angka Kelahiran Kasar atau Crude Birth Rate (CBR) dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.
Mari kita bahas rumus praktis dan cara menghitungnya satu per satu!
1. Sasaran Bayi
Sebelum menghitung sasaran ibu, biasanya kita menghitung jumlah bayi lahir hidup dalam satu tahun di wilayah tersebut.
Rumus: CBR × Jumlah Penduduk
Jumlah ibu hamil dihitung dengan memberikan konstanta 1,1 terhadap jumlah sasaran bayi atau menggunakan angka CBR.
Rumus: 1,10 × CBR × Jumlah Penduduk
- (Atau secara ringkas: 1,1 × Jumlah Sasaran Bayi)
Jumlah ibu bersalin sedikit lebih kecil daripada ibu hamil karena memperhitungkan risiko kehamilan kembar atau abortus.
- Rumus: 1,05 × CBR × Jumlah Penduduk
(Atau: 1,05 × Jumlah Sasaran Bayi)
Berdasarkan pedoman KIA, perkiraan ibu hamil dengan faktor risiko atau komplikasi adalah 20% dari total sasaran ibu hamil.
Rumus: 20% × Jumlah Sasaran Ibu Hamil
5. Sasaran Ibu Bersalin Risiko Tinggi (Bulin Resti)
Sama seperti bumil resti, estimasi komplikasi pada persalinan juga menggunakan acuan standar 20% dari sasaran ibu bersalin
Rumus: 20% × Jumlah Sasaran Ibu Bersalin
Sasaran KB biasanya dikaitkan dengan Pasangan Usia Subur (PUS). Perkiraan PUS di wilayah Indonesia secara umum adalah sekitar 17% hingga 18% dari total jumlah penduduk.
- Rumus PUS: 17% atau 18% × Jumlah Penduduk
- Target peserta KB aktif/baru kemudian disesuaikan dari jumlah total PUS atau sasaran ibu bersalin untuk KB pasca persalinan.
Contoh Simulasi Perhitungan
Misalnya di wilayah kerja Puskesmas Anda memiliki data:
- Jumlah Penduduk: 10.000 jiwa
- Angka CBR (Crude Birth Rate): 0,02 (atau 20 per 1,000 penduduk)
- Sasaran Bayi: 0,02 × 10.000 = 200 bayi
- Sasaran Ibu Hamil: 1,1 × 200 = 220 orang
- Sasaran Ibu Bersalin: 1,05 × 200 = 210 orang
- Sasaran Bumil Resti: 20% × 220 = 44 orang
- Sasaran Bulin Resti: 20% × 210 = 42 orang
- Sasaran PUS (KB): 18% × 10.000 = 1.800 pasangan

.png)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar